Minggu, 04 November 2018

Mari Belajar Dasar Program PLC Beckhoff Dengan Twincat part2


Melanjutkan postingan sebelumnya -Program Dasar Twincat part1-, yuk kita bahas program dasar selanjutnya yaitu structured text , dan instruction list. Jika membandingkan program - program pada Twincat ini semuanya memiliki prinsip yang sama, namun disemua program tentu terdapat kelebihan dan kekurangannya masing - masing oleh karena itu kita mungkin dapat menyatukan setiap program untuk menghilangkan kekurangannya tersebut. Langsung saja yuk kita bahas program selanjutnya. 

3. Structured Text

Program ini cukup simple karena hanya menggunakan prinsip if (jika). Mungkin dari kalian juga sering menggunakan fungsi if apalagi yang sebelumnya pernah menggunakan bahasa C, tentunya tahu lah mengenai fungsi if ini. Berbeda dengan program sebelumnya yang banyak menggunakan simbol, pada program structured text ini hanya text (pure text) tanpa adanya simbol, meski tidak bisa berhayal seperti saat menggunakan simbol namun jika kalian terbiasa dengan pemograman seperti C, C++, HTML, dsb mungkin kalian juga tidak akan keberatan dengan hal seperti itu, nah berikut contoh programnya untuk rangkaian pengunci.
Pada program di atas jika tombol start ditekan maka lampu akan menyala dan tidak akan berubah meski tombol "start" telah dilepas, dan tombol stop ditekan maka lampu akan mati. 

4. Instruction List

Sama seperti structured text pada program instruction list juga tidak terdapat simbol - simbol. Nah pada program insruction list ini mirip dengan fuction block yang menggunakan logika and or maka pada program ini pun demikian, bukan hanya mirip fuction block namun program ini juga mirip dengan ladder diagram karena penataannya, bahkan sebenarnya dari ketiga program yaitu fuction block, ladder diagram, dan instruction list ini sangat berkaitan dan pada program twincat sendiri dapat di convert (merubah jenis program ke program lainya), oke kalo gitu berikut contoh program penguncinya. 
Sedikit sulit memahami program satu ini namun agar mengerti program ini setidaknya kita harus mengerti ladder diagram dan membandingkannya agar paham, prinsip program di atas sama seperti program sebelumnya yaitu rangkaian pengunci.

Begitulah program - program dasar pada Twincat, untuk penjelasan lebih rinci mengenai program - programnya ditunggu ya. Sekian dari saya dan terimakasih

Jumat, 02 November 2018

Mari Belajar Dasar Program PLC Beckhoff Dengan Twincat part1


Hallo semuanya, jika pada postingan sebelumnya - Mengenal PLC Beckhoff - sekarang saya akan membahas mengenai pemogramanya. Untuk memogram PLC Beckhoff membutuhkan software yaitu Twincat yang bisa kalian download di situs resminya DISINI untuk 32bit dan DISINI untuk 64bit. Jika sudah didownload aplikasnya yuk kita mencoba program dasar dari Twincat ini.

Pada Twincat terdapat banyak pemograman dan saya tentunya tidak menguasai keseluruhan program, maka saya akan bagikan yang telah saya kuasai agar tidak terjadi kekeliruan. Terdapat 6 program yang dapat digunakan namun saya hanya akan menjelaskan 4 program yang saya kuasai. Nah 4 programnya adalah ladder diagram , instruction list , function diagram , structured text. Yang pertama kalian perlu menginstal aplikasi Twincat lalu setelah selesai buka dan karena kita sedang simulasi klik icon "new" di kiri atas, lalu pilih BC via AMS dan tekan ok, setelah itu pilih bahasanya dan pada bagian kiri pilih saja program dan tekan ok.

1. Ladder Diagram


Ladder diagram merupakan bahasa favorit yang digunakan untuk PLC, bahasa ini sangatlah mudah dimengerti, kita hanya perlu menguasai pengendalian listrik saja untuk mengerti bahasa satu ini. Ladder diagram adalah program yang menggunakan simbol dan isi programnya hampir sama seperti kita membuat gambar rangkaian yang menggunakan relay dan kontak relay. Namun berbeda dengan merangkai rangkaian pengendali listrik, pada ladder diagram kita tidak dibatasi oleh jumlah kontak, atau pun jumlah relay. Oke kalo begitu kita lihat contoh program rangkaian pengunci yaitu bila tombol1 ditekan maka lampu akan menyala terus menerus, dan jika ditekan tombol2 maka lampu akan mati.
Pada rangkaian tersebut kita bisa melihat bahwa lampu akan terus menyala karena terjadinya loop, dan jika tombol2 aktif maka akan memutuskna loop tersebut.

2. Function Block Diagram

Function block diagram juga merupakan bahasa favorit untuk pengguna PLC, itu dikarena program ini bisa dipahami dengan logika yaitu seperti AND, OR, NOT, dll. Program function block diagram ini biasa dipakai sebagai program ke 2, atau sebagai penyedarhana dari program ladder diagram. Berikut contoh dari program rangkaian pengunci dengan cara kerja sama seperti di atas.
Nah sama seperti di atas bahwa rangkaian pengunci ini menciptakan sebuah loop bisa terus berlangsung. nah disini tombol1 akan mengaktifkan lampu dan sinyal akan masuk ke logika AND dan selama tombol2 tidak ditekan maka akan bernilai 1 karena tombol2 diberi NOT. Jika kita ingin mengerti lebih jauh maka kalian bisa pelajari soal logika.

Mau lanjut lagi ke 2 program selanjutnya ?, yuk kita lanjut ke postingan selanjutnya -Program Dasar Twincat part2-
Sekian dari saya dan terimakasih

Rabu, 31 Oktober 2018

Mengenal PLC Beckhoff


Hallo semuanya, pada kesempatan kali ini saya akan mencoba membagikan sebuah informasi mengenai PLC Beckhoff. Apakah kalian sudah tahu mengenai PLC ?, jika belum maka kalian coba ke postingan ini dulu -Seputar PLC- . Pada awalnya saya sendiri kurang mengetahui mengenai PLC Beckhoff ini, yang saya tahu mengenai Beckhoff ini adalah PLC ini memiliki CPU dengan frekuensi yang tinggi dibandingkan PLC lainya, itu dikarenakan PLC Beckhoff ini menggunakan CPU seperti ARM Cortex hingga Intel. Jelas saja kalo proses dari PLC ini begitu cepat, akan tetapi penggunaan menurut saya Beckhoff ini masih sedikit asing.

Jadi pada intinya Beckhoff merupakan merk PLC, nah Beckhoff ini menurut saya PLC jenis modular itu karena komponen - komponennya terpisah seperti modul IO dan CPU. Dengan dibekali CPU Lebih dari 1 GHz menjadikan PLC ini cukup cepat dalam urusan proses, untuk software dari PLC Beckhoff menggunakan Twincat, yaitu sebuah software yang dapat digunakan untuk memprogram PLC ini.

Twincat bukan diartikan kucing kembar ya, tapi Twincat ini merupakan software untuk memprogram PLC seperti Beckhoff. Asal kita tahu Twincat merupakan software yang ringan dibandingkan software pemograman PLC lainya, contoh saja pada twincat 2 hanya berukuran 80MB namun memiliki fitur lengkap dan kita juga dapat menggunakan banyak bahasa dalam pemogramannya. Berikut merupakan jenis bahas ayang dapat digunakan untuk pemograman Twincat.
  • LD ( Ladder Diagram )
  • IL ( Instruction List )
  • FBD ( Funtion Blok Diagram )
  • SFC ( Squential Funtion Chart )
  • ST ( Stuktured Text )
Dari kelima diatas saya setidaknya mengerti kecuali SFC, tapi pastinya jika kita membahas mengenai PLC pastinya bahasa yang sering digunakan untuk PLC adalah LD ( ladder Diagram ) ataupun FBD ( Funtion Blok Diagram ). Jika kalian pernah menggunakan PLC jenis Omron mungkin kita hanya bisa menggunakan 2 bahasa yaitu FBD dan LD, sekarang kita bisa gunakan ke 5 bahasa di atas bersamaan. Nah yang membedakan antara aplikasi ini dengan milik Omron memang sangat jelas terasa namun ada lebih kurangnya. contoh saja pada Counter Up / Down, pada aplikasi milik Omron sedikit rumit untuk menggunakan Counter Down atau Counter UP & Down, tapi di aplikasi Twincat kita bisa mudah menggunakanya.

Tertarik untuk belajar PLC Beckhoff ? yuk lanjut ke bahasan selanjutnya - Program Dasar PLC Beckhoff -
Sekian dari saya, mohon maaf bila ada kesalahan dan terimakasih

Selasa, 30 Oktober 2018

Bahas Seputar PLC


Hallo semuanya ! , di postingan pertama ini saya akan membahas mengenai PLC. Ya mungkin dari kalian ada yang asing dengan PLC dan ada juga yang sudah mengenai mengenai PLC jadi langsung saja yuk kita bahas mengenai PLC ini.

PLC adalah singkatan dari programmable logic controller, jadi pada dasarnya PLC ini adalah sebuah controller yang bisa mengatur apa saja menggunakan program logika, nah tapi tidak sesimple itu, sebenarnya PLC ini masih memiliki penjelasan panjang lebarnya. PLC ini sebenarnya adalah sebuah komputer yang bisa kita program sendiri untuk mengontrol, PLC ini memiliki CPU (central proses unit) untuk membantu memproses data, lalu RAM (random acces memory) sebagai penyimpanan sementara, ada juga ROM (read only memory) sebagi penyimpanan. semua itu terdapat di PLC.

Kegunaan PLC tentunya sebagai otak dari mesin, contohnya saja sebuah mesin percetakan yang membutuhkan kontrol yang panjang lebar, maka PLC ini digunakan sebagai kontrolnya. Bayangkan saja jika kita harus membuat rangkaian yang panjang lebar hanya menggunakan relay, dan sebuah tombol, pastinya membutuhkan puluhan bahkan ratusan kontak relay yang digunakan, maka dari itu PLC digunakan dalam hal ini. Untuk kontak PLC sendiri beragam ada yang menggunakan SCR (silicon controlled rectifier), relay. Tapi dikebanyakan PLC biasa menggunakan relay sebagi kontaknya.

PLC ini sangat banyak digunakan di berbagai macam mesin besar, selain itu juga PLC juga memiliki kemampuan yang tinggi dan kesalahan yang relatif rendah dan kemudahan kita dalam memperbaiki program. Industri biasa menggunakan PLC ini sebagai sistem untuk pengontrollan, bahkan tidak sedikit industri yang menggunakan PLC untuk mengendalikan seluruh alat yang ada. Bahkan PLC ada yang bisa dikendalikan di jarak yang sangat jauh bahkan berbeda negara sekali pun.

Sebenarnya PLC bukan satu - satunya controller tapi ada juga yang namanya mikrokontroller yang jauh lebih kecil. Tapi mikrokontroller tidak dapat menandingi PLC karena PLC sendiri memiliki proses yang jauh lebih cepat dibandingkan mikrokontroller, bahkan ada PLC yang menggunakan CPU komputer seperti Intel I3 , I5,dan I7. Jadi PLC ini jauh lebih cepat dibandingkan mikrokontroller, tapi bukan berarti mikrokontroller itu lambat dan tidak bisa diandalkan, mikrokontroller biasa dipakai untuk alat kecil hingga menengah karena proses yang standar. Selain itu juga PLC memiliki input output yang banyak.

PLC memiliki 2 jenis yang berbeda satu sama lain yaitu sebagai berikut

1. PLC Compact
PLC COMPACT OMRON
sumber :http://trustechelectrical.com
PLC compact merupakan PLC yang simple karena semua komponen yang terdapat di PLC seperti power supply, kontak input/output,dan CPU  sudah menyatu, selain itu ukuran dari PLC ini relatif kecil, namun PLC jenis ini tidak dapat menambahkan modul - modul tambahan.

1. PLC Modular
PLC MODULAR MITSUBITSHI ELECTRIC
sumber:https://gb3a.mitsubishielectric.com
Berbeda dengan jenic Compact PLC modular memiliki ukuran sedikit besar dan dengan komponen yang terpisah pisah. Akan tetapi PLC jenis ini bisa digabungkan dengan modul tambahan, lalu proses dari PLC ini biasanya memiliki spesifikasi yang lebih tinggi dibandingkan PLC jenis Compact. 

Nah mungkin cukup sekian untuk postingan pertama saya, sekian dari saya dan terimakasih